a a a a a a a a a a a
logo
Tentang KamiKontak Kami
Iklan Utama 2

Penemuan 21 Karung Cacahan Uang di TPS Bekasi Yang Diduga Uang Asli Bikin Gempar

Penemuan  21 Karung Cacahan Uang di TPS Bekasi Yang Diduga Uang Asli Bikin Gempar
Cacahan uang yang ditemukan di TPS Bekasi (rep)
Jakarta, Pro Legal - Polisi mengamankan total 21 karung diduga berisi cacahan uang kertas rupiah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. "Langkah ini kami ambil untuk mencegah penyalahgunaan material tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah di Cikarang, Rabu (4/2).

Peristiwa penemuan cacahan uang di TPS Bekasi itu berawal dari laporan masyarakat dan diperkuat oleh informasi dari media sosial. Atas laporan itu, petugas kemudian langsung bergerak ke lokasi temuan.
Polisi juga langsung berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk memastikan apakah cacahan tersebut merupakan uang asli, palsu, atau hanya limbah lain. "Sebab, bagaimanapun juga, uang adalah dokumen negara yang harus diamankan," ujarnya.

Sementara Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dedi Kurniawan mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi penemuan tersebut. Berdasarkan hasil peninjauan, cacahan tersebut merupakan uang rupiah asli. "Iya, itu cacahan uang asli," ujarnya.

Maka pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta kepolisian setempat untuk menelusuri asal-usul cacahan uang tersebut sebagai tindak lanjut atas temuan dimaksud.

Pemilik lahan tempat ditemukan uang itu, Santo (65) mengaku tidak mengetahui material yang dibuang di lahannya itu adalah potongan uang. Material tersebut dimanfaatkan untuk menguruk lahan yang digunakan sebagai tempat pemilahan sampah. "Awalnya saya memang butuh urugan, pak. Kalau harus pakai biaya sendiri saya enggak kuat. Jadi waktu ada yang buang, ya dimanfaatkan saja. Saya enggak tahu kalau itu potongan uang," ujar Santo.

Menurut dia pembuangan cacahan kertas tersebut dilakukan oleh seseorang berinisial K-S menggunakan mobil dump truck sejak sekitar enam bulan terakhir. Pembuangan tidak dilakukan setiap hari, melainkan hanya sewaktu-waktu. "Setelah kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial, aktivitas pembuangan di lahan saya telah dihentikan. Sekarang tutup, kalau memang ada barang tidak diperbolehkan ya kita tutup," ujarnya.(Tim)



DKI Jakarta Penemuan  21 Karung Cacahan Uang di TPS Bekasi Yang Diduga Uang Asli Bikin Gempar
Iklan Utama 5