Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR, 1.600 Aparat Diterjunkan
Demo Perkumpulan Guru Madrasah(PGM) di depan Gedung DPR (rep)
Jakarta, Pro Legal – Setidaknya 1.600 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang digelar Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (11/2) hari ini.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung, pengerahan ribuan personel ini untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai. "Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ujar Reynold.
Maka Reynold mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum. Dalam keterangannya Reynold turut menekankan agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI juga diimbau tidak terpancing provokasi.
Reynold juga menyarankan bagi pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung. "Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.(Tim)